Mahasiswa Sipil STTR Cepu Tebar Kebaikan di Desa Gagakan Kecamatan Sambong
SAMBONG - Sore yang teduh di Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, menjadi saksi nyata pergerakan kemanusiaan para intelektual muda pada Senin (16/03/2026). Sesaat setelah azan asar berkumandang, deru motor mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe (STTR) Cepu memecah kesunyian dusun. Mereka membawa misi mulia bertajuk Sipil Masuk Desa (SIMADES) yang kali ini difokuskan pada penyaluran bantuan perlengkapan activity daily living serta paket suguhan lebaran bagi warga yang membutuhkan.
Langkah kaki para calon insinyur ini membawa mereka menuju kediaman tiga keluarga Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang selama ini luput dari jangkauan bantuan formal. Gerakan ini merupakan bentuk konkret dari pengabdian masyarakat yang bersinergi dengan ketajaman nurani untuk melihat realitas sosial di wilayah Cepu Raya. Kehadiran mereka membawa angin segar sekaligus harapan baru bagi warga yang tengah berjuang di tengah keterbatasan ekonomi dan fisik.
Menembus Sekat Stigmatisasi Sistemik
Kisah pilu pertama ditemui pada sosok Rakijah, seorang lansia yang mendiami garis kemiskinan desil dua. Kondisi hidupnya kian terjepit akibat anomali sistem birokrasi yang memutus akses bantuan sosial miliknya. Suaminya yang sejatinya gagap teknologi justru terstigma terlibat aktivitas judi online oleh algoritma sistem pusat. Dampaknya sangat fatal karena keluarga ini kehilangan hak mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), hingga Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Mahasiswa STTR Cepu hadir menutup celah tersebut dengan bantuan yang didukung penuh oleh Suma Novendi, seorang pengusaha lokal yang dikenal memiliki kepedulian tinggi. Intervensi ini membuktikan bahwa solidaritas komunitas mampu menjadi katup pengaman sosial saat sistem negara mengalami malfungsi. Kehadiran bantuan ini menjadi oase bagi Rakijah yang selama ini harus bertahan hidup tanpa sandaran perlindungan sosial dari pemerintah pusat.
Sentuhan Kasih untuk Disabilitas dan ODGJ
Perjalanan berlanjut menuju Dukuh Secang guna menemui sepasang suami istri tuna wicara yang hidup dalam kesunyian namun tetap tegar. Penyaluran paket bantuan kedua ini dilakukan dengan penuh kehangatan yang menunjukkan sisi humanis mahasiswa teknik yang biasanya identik dengan angka dan struktur bangunan. Komunikasi kalbu terjalin erat saat bantuan diserahkan, menciptakan suasana haru yang mendalam di tengah lingkungan pedesaan yang asri.
Sasaran ketiga adalah Jumiati, seorang penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tinggal bersama keluarga lansia dengan kondisi ekonomi rentan. Bantuan perlengkapan harian ini sangat berarti untuk menjaga martabat serta kebersihan diri Jumiati di tengah keterbatasan pengasuhnya. Gerakan SIMADES ini secara cerdas memotret kantong-kantong kemiskinan ekstrem yang membutuhkan penanganan holistik, baik dari sisi materiil maupun dukungan moril bagi para wali atau pengasuh PPKS tersebut.
Apresiasi dan Harapan dari Akar Rumput
Kepedulian mahasiswa STTR Cepu ini memanen doa tulus dari warga sekitar yang menyaksikan langsung aksi nyata tersebut. Doa-doa agar para mahasiswa ini sukses menjadi pemimpin masa depan mengalir deras, menciptakan ikatan emosional yang kuat antara akademisi dan rakyat jelata. Pemerintah Desa Gagakan melalui Kepala Dusun Secang memberikan dukungan penuh dengan mengawal kegiatan hingga tuntas sebagai bentuk penghormatan atas inisiatif kaum muda ini.
Kadus Secang secara terbuka menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para mahasiswa serta kepada Suma Novendi. Konsistensi Suma Novendi dalam menyalurkan bantuan rutin setiap bulan di wilayah Kecamatan Sambong dianggap sebagai teladan nyata bagi para pemangku kepentingan lainnya. Pihak desa berharap agar kolaborasi antara dunia pendidikan, pengusaha, dan pemerintah desa ini terus berlanjut sehingga mampu menginspirasi lebih banyak kelompok muda untuk turun tangan membangun daerah.
Mari bersama-sama kita perkuat solidaritas sosial untuk membangun manusia Cepu Raya yang berdaulat secara ekonomi dan bermartabat secara spiritual. Salurkan kepedulian Anda sekarang juga demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia!


